Dugaan Proyek Siluman di Unsrat Manado Dilaporkn SCW ke Kejati Sulut

Image 3
Deswerd Zougira, SH, Kordinator SCW

- Sulut Corruption Watch (SCW) melaporkan dugaan korupsi beberapa pekerjaan proyek di Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat 9 Juli 2021. Satu diantaranya adalah pembangunan lapangan tenis dan basket.

Disebutkan dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut) itu bahwa pada tahun anggaran 2020 Unsrat membangun lapangan tenis dan basket bernilai 6,2 milyar rupiah lebih anggaran APBN.

Luas lapangan tersebut sekitar 800 meter persegi yang dicor dan dipasangi kanopi sekitar 600 meter persegi. Hanya satu lapangan tapi berfungsi untuk dua kegiatan olahraga berbeda, tenis dan basket.

Menurut laporan SCW harga pekerjaan tersebut tidak wajar,  terdapat potensi markup. SCW sudah menghitung nilainya.

Masih mengutip surat SCW, PT Cahaya Abadi Lestari disebut sebagai pemenang lelang tetapi, sesuai laporan yg diterima, proyek diduga dikerjakan oleh  pejabat proyek atas perintah oknum petinggi Unsrat.

Koordinator SCW Deswerd Zougira mengatakan nilai proyek itu kasat mata sangat mahal dibandingkan tampilan fisiknya. Orang awam saja bisa menilainya harganya tidak wajar.

"Kami berharap Kejaksaan Tinggi bisa segera mengusutnya", pinta aktivis antikorupsi yang juga advokat itu.*